Masih Berisiko, Pemprov Sultra Imbau Semua Pihak Peduli Kasus DBD

Wilayah
Sulawesi Tenggara
Kategori
Terkini
Penulis
Kendariinfo
Tanggal
2024-03-25
Views
405
Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau semua stakeholder untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap upaya penekanan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, menyatakan bahwa imbauan ini didasari oleh kasus DBD yang terus terjadi di Sultra, ditambah dengan kondisi hujan beberapa hari terakhir. Ia menyoroti bahwa angka bebas jentik (ABJ) di Sultra masih sangat rendah, berada di bawah target, sehingga menempatkan wilayah ini dalam status berisiko tinggi penularan DBD.

Asrun Lio menekankan bahwa meskipun pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota terus berupaya melakukan antisipasi, pencegahan, dan penindakan kasus, dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat, sangat dibutuhkan untuk konsisten menerapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, serta Plus tindakan lain pencegahan). Mengingat DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan kasusnya cenderung meningkat saat musim hujan karena adanya tempat perindukan nyamuk, Sekda Sultra berharap masyarakat dapat mengaktifkan gerakan 3M Plus secara menyeluruh di lingkungan rumah maupun masyarakat

Sumber asli: https://kendariinfo.com/masih-berisiko-pemprov-sultra-imbau-semua-pihak-peduli-kasus-dbd/

Tags: pemerintah sultra tan masyarakat daerah penyakit sar arus api tera asrun lio asr ika hujan sekda ena hati gim arah bebas sulawesi hak adi upaya kerap ikan gara pemprov ida waspada member darah angka sang aris tenggara kepedulian sam kondisi mengimbau nyamukaedes dbd ring ringa dasar provinsi risiko isi peringatan peduli menghadapi era perhatian kanan eka sari tari mua run ana peri wes spa rda esi kep ema pro erik berdarah berisi rap aru men asi rendah pen berisiko uas kas dae pai ita bau eri rika rin law penyebar penyebaran sru tia ari mas prov nda lia asih eng spada ers masi rak jentik bar yan mbau kin bara ran was dap asa wasp ian kda sekretaris asus enggar das dah ala haru ember mpr ati demam bas terkini ber ake iko stakeholder ultra ren terak kit mem den sus pad asta pal deng wesi ten ara pay sul pala jan aspa edu nti aka teng imb kera upa ben har nek sampa amp sik taka erika had rki ins ang tik agi inta eny dul penekan asu gue ing ter meng san unt ris vin eme lde dengue der kepe ntu mer asp emp dara tah eta but erin kreta rovi paya atan tuk old semu erha rus enda sek sula ngata ampai lawe mpa take tian dasa dema endah ovi sanga mam ula mba eris stake holder menghadap sih did imbau ped ingatan lian pering jad eba emu meri engga tra aya nan duli gar ngk ata anan perin deru ai